- Admin Dinkes
- Sabtu, 24 Januari 2026
- 1
Program Cek Kesehatan Gratis Akan Diperkuat, Disertai Dengan Penanganan Gratis
Pemerintah terus memperkuat pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Memasuki tahun kedua pelaksanaannya, program ini tidak hanya memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, tetapi juga diperluas dengan layanan pencegahan dan penanganan kesehatan sebagai tindak lanjut hasil pemeriksaan.
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa penguatan program CKG dilakukan untuk memastikan masyarakat tidak hanya mengetahui kondisi kesehatannya, tetapi juga memperoleh penanganan sejak dini.
“Tahun kedua ini, kita mau ada pencegahan dan penanganan. Bukan hanya cek kesehatannya saja yang gratis, tapi pencegahan dan penanganannya pun gratis,” ujar Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers daring, Jumat, 23 Januari 2026.
Melalui pendekatan tersebut, pemerintah berharap risiko kesehatan dapat dikendalikan lebih awal sehingga tidak berkembang menjadi penyakit yang lebih serius. Program CKG dirancang sebagai langkah preventif sekaligus kuratif yang terintegrasi dalam pelayanan kesehatan dasar.
Pelayanan CKG dapat diakses masyarakat melalui puskesmas terdekat. Setiap peserta akan menjalani pemeriksaan kesehatan dan menerima hasil dalam bentuk rapor kesehatan yang diklasifikasikan ke dalam tiga kategori, yaitu hijau (sehat), kuning (perlu perhatian), dan merah (memerlukan penanganan lebih lanjut). Rapor kesehatan ini menjadi dasar bagi tenaga kesehatan dalam menentukan langkah tindak lanjut yang sesuai.
Penanganan kesehatan akan diberikan secara bertahap dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing peserta. Bagi masyarakat dengan kategori rapor kuning dan merah, akan diberikan pendampingan agar kondisi kesehatan dapat kembali optimal. Skema ini telah diterapkan dalam tahap percontohan dan menunjukkan hasil yang positif.
Terkait pembiayaan, penanganan lanjutan diberikan secara gratis selama 15 hari pertama setelah pemeriksaan dilakukan. Selanjutnya, layanan kesehatan tetap dapat diakses secara gratis bagi masyarakat yang memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan aktif. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk memastikan kepesertaan BPJS Kesehatan dalam kondisi aktif.
Program CKG menyasar seluruh kelompok usia, mulai dari bayi, balita, remaja, dewasa, hingga lanjut usia. Pada tahun ini, Kementerian Kesehatan menargetkan partisipasi hingga 136 juta masyarakat di seluruh Indonesia.
Melalui penguatan Program CKG, pemerintah mengajak masyarakat untuk menjadikan pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Tahun lalu sudah memanfaatkan CKG, tahun ini saatnya cek kembali demi kesehatan yang berkelanjuta

