- Admin Dinkes
- Senin, 15 Juni 2026
- 10
Pertemuan Monitoring dan Evaluasi Kesehatan Keluarga Kepri 2026 Perkuat Penurunan AKI, AKB, dan Stunting
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menggelar Pertemuan Monitoring dan Evaluasi Pelayanan Kesehatan dan Gizi Keluarga Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), dan stunting. Kegiatan ini menjadi wadah evaluasi program sekaligus penyusunan strategi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu, bayi, dan anak.
Dalam sambutannya dr. Yosei Susanti, M.A.P selaku Plt. Dinkes Kepri menjelaskan bahwa Provinsi Kepulauan Riau menunjukkan capaian positif dalam penurunan stunting. Berdasarkan SSGI, prevalensi stunting turun dari 16,8% pada tahun 2023 menjadi 15% pada tahun 2024, lebih rendah dibandingkan angka nasional sebesar 19,8%. Sementara itu, data SIGIZI KESGA tahun 2025 mencatat prevalensi stunting sebesar 3,2% dari 86,5% balita yang telah ditimbang dan diukur.
Meski demikian, upaya percepatan penurunan stunting serta pencegahan kematian ibu dan bayi tetap menjadi prioritas melalui penguatan pelayanan kesehatan sejak masa prakonsepsi, kehamilan, persalinan, hingga pelayanan nifas.
Melalui pertemuan ini, pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan sinergi guna mencapai target pembangunan kesehatan serta mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045


