• Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 di Aula Asrama Haji, Tanjungpinang

    Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 di Aula Asrama Haji, Tanjungpinang

  • Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat di Tingkat RT/RW dalam Pencegahan COVID-19

    Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat di Tingkat RT/RW dalam Pencegahan COVID-19

  • Pelayanan Kesehatan Bergerak di Tajur biru, Temiang Pesisir Kab. Lingga.

    Pelayanan Kesehatan Bergerak di Tajur biru, Temiang Pesisir Kab. Lingga.

  • Selamat dan Sukses atas pelantikan Bapak Ansar Ahmad dan Ibu Marlin Agustina sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Periode 2021-2024.
  • Pelayanan Kesehatan Bergerak di Kepulauan Anambas

    Pelayanan Kesehatan Bergerak di Kepulauan Anambas

  • Dialog Interaktif bersama kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau di RRI Tanjungpinang

    Dialog interaktif bersama kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau di RRI Tanjungpinang

  • Penyerahan Vaksin COVID-19 dan Logistik Pendukung Untuk Kab/Kota di Provinsi Kepulauan Riau

    Penyerahan Vaksin COVID-19 dan Logistik Pendukung Untuk Kab/Kota di Provinsi Kepulauan Riau

  • Tracing Kontak sebagai upaya mengendalikan laju penyebaran virus COVID-19 di RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang

    Tracing Kontak sebagai upaya mengendalikan laju penyebaran virus COVID-19 di RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang

  • Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 56 di Halaman Gedung Daerah, Kota Tanjungpinang

    Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 56 di Halaman Gedung Daerah, Kota Tanjungpinang

  • Peninjauan Kesiapan Pembangunan RSKI Galang

    Peninjauan Kesiapan Pembangunan RSKI Galang, Kota Batam

Keberadaan tenaga kesehatan merupakan bagian dari misi kemanusiaan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan

Apakah Ibu Yang Melahirkan Dengan Positif Covid-19 Dapat Kontak Dengan Bayinya?

Ibu baru melahirkan kontak dengan bayi

Melahirkan di masa pandemi Covid-19 menjadi tantangan bayi seorang ibu. Selain menerapkan protokol kesehatan, ibu yang baru melahirkan juga harus memperhatikan kontak fisik dengan bayinya. Tahukah bahwa ibu yang melahirkan dengan positif Covid-19 dapat kontak dengan bayinya? Jawabannya adalah ibu tersebut boleh tetap kontak dengan bayinya karena keduanya saling membutuhkan. Ibu dapat melakukan inisiasi menyusu dini kepada bayinya, tetap dapat memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan, serta dapat memberikan kontak kulit ke kulit pada bayinya. Namun, jangan lupa tetap terapkan protokol kesehatan di masa pandemi selama berinteraksi dengan bayinya.

 

Ibu menyusui yang positif Covid-19 dianjurkan untuk tetap menyusui bayinya. Namun, pasti ada rasa cemas proses menyusui dapat menularkan virus ke buah hati. Untuk mencegah ini terjadi, Busui perlu tahu tips aman menyusui bagi ibu yang positif Covid-19. ASI merupakan nutrisi utama untuk mendukung tumbuh kembang serta meningkatkan daya tahan tubuh anak guna melindunginya dari berbagai penyakit, termasuk Covid-19. Itulah sebabnya menyusui tidak boleh Busui lewatkan meski Busui positif Covid-19. Hingga saat ini, tidak ditemukan bukti bahwa virus Corona dapat ditularkan dari ibu ke  bayi melalui ASI. Jadi, ibu yang menunjukkan gejala COVID-19 atau sudah dinyatakan positif tetap boleh memberikan ASI untuk bayinya.

Berikut Tips Menyusui bagi Ibu yang Terinfeksi COVID-19, Virus Corona memang tidak hidup di dalam ASI. Namun, Busui tetap harus melindungi Si Kecil dari risiko penularan melalui percikan air liur dan kontaminasi dari tangan yang merupakan cara penularan utama Covid-19. Kunci dari menyusui yang aman sebenarnya tidak jauh dari protokol kesehatan yang selama ini kita ketahui. Agar bayi terhindar dari infeksi Covid-19, Busui perlu menerapkan beberapa tips berikut ini:

1. Cuci tangan terlebih dahulu

Sebelum menyusui atau menyentuh peralatan menyusui, Busui wajib mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun terlebih dahulu. Hal ini dilakukan guna membunuh virus Corona yang mungkin menempel di tangan. Pastikan seluruh bagian tangan Busui tercuci hingga bersih, termasuk pergelangan tangan, punggung tangan, sela-sela jari, dan kuku. Selain itu, Busui juga perlu membersihkan puting payudara dan berganti pakaian dengan yang baju bersih saat akan menyusui.

2. Selalu gunakan masker saat menyusui

Ketika menyusui, Busui harus selalu menggunakan masker, meskipun Busui tidak mengalami gejala apa pun. Hal ini untuk mencegah percikan air liur mengenai bayi saat Busui berbicara, batuk, atau bersin. Ada banyak jenis masker yang bisa Busui pakai, mulai dari masker bedah, masker kain, hingga masker N95.

3. Bersihkan permukaan benda dan peralatan menyusui

Selain kebersihan diri, kebersihan rumah juga tidak boleh diabaikan, selalu bersihkan rumah dengan disinfektan, khususnya semua permukaan benda yang sering Busui sentuh atau permukaaan benda yang mungkin terkena percikan air liur Busui. Ini berlaku untuk sebelum, ketika, dan sesudah menyusui. Ketika menyusui, baik langsung dari payudara maupun dengan ASI perah, Busui harus memastikan semua permukaan benda di sekitar tempat menyusui, terutama yang mungkin disentuh Busui dan bayi, sudah didisinfeksi. Jika memberikan ASI perah melalui dot, Busui wajib membersihkan permukaan dot dan mencuci tangan. Setelah itu barulah dot boleh diberikan kepada bayi anda. Pastikan juga alat pompa ASI dan peralatan menyusui lainnya juga dalam keadaan bersih dan steril.

4. Pompa ASI atau berikan susu formula jika dirasa tidak sehat

Jika gejala yang muncul karena Covid-19 membuat Busui terlalu lemas atau tidak nyaman untuk menyusui langsung dari payudara, Busui bisa mempompa ASI atau memberikannya susu formula. Ingat, jangan memaksakan untuk menyusui secara langsung jika memang tidak bisa, karena ini demi kebaikan, mintalah ayah atau anggota keluarga lainnya untuk membantu memberikan botol ASI atau susu formula.

ASI merupakan asupan penting yang dibutuhkan bayi pada 6 bulan pertama kehidupannya. Oleh karena itu, Busui tetap perlu memberikan ASI meski sedang positif Covid-19. Pastikan Busui menerapkan tips yang telah dipaparkan di atas agar terhindar dari infeksi virus. Selain itu, Busui juga tetap perlu menjaga kesehatan tubuh dengan selalu mengonsumsi makanan sehat, beristirahat yang cukup, rutin berolahraga, serta minum obat dengan rutin agar bisa pulih dari penyakit Covid-19.  Beberapa obat yang Busui konsumsi mungkin saja dapat menghambat produksi ASI. Jika Busui mengalami kesulitan untuk menyusui, konsultasikan dengan dokter guna mendapatkan saran dan penanganan yang sesuai dengan kondisi Busui. (MH)

Video Promosi Kesehatan

Link Situs

PEMERINTAH PROVINSI

KEPULAUAN RIAU

DINAS KESEHATAN

KOTA TANJUNGPINANG

DINAS KESEHATAN

KABUPATEN LINGGA

PORTAL BIDANG P2P

DINKES PROV. KEPRI

  • IMG-20171025-WA0039.jpg
  • IMG-20171026-WA0026.jpg
  • sPANDUK_mr_kEPRI.jpg
  • Vaksin_Masyarakat.jpeg
  • WhatsApp_Image_2020-11-11_at_20.03.23.jpeg
Click to listen highlighted text! Powered By GSpeech