• Pencanangan Penyuntikan Vaksin COVID-19 Tingkat Provinsi Kepulauan Riau di RSUD Raja Ahmad Tabib

    Pencanangan Penyuntikan Vaksin COVID-19 Tingkat Provinsi Kepulauan Riau di RSUD Raja Ahmad Tabib

  • Penyerahan Vaksin COVID-19 dan Logistik Pendukung Untuk Kab/Kota di Provinsi Kepulauan Riau

    Penyerahan Vaksin COVID-19 dan Logistik Pendukung Untuk Kab/Kota di Provinsi Kepulauan Riau

  • Penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2021

    Penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau Tahun Anggaran 2021

  • Gubernur Kepri, H. Isdianto menerima distribusi Vaksin COVID-19 dari Pemerintah Pusat

    Gubernur Kepri, H. Isdianto menerima distribusi Vaksin COVID-19 dari Pemerintah Pusat

  • Tracing Kontak sebagai upaya mengendalikan laju penyebaran virus COVID-19 di RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang

    Tracing Kontak sebagai upaya mengendalikan laju penyebaran virus COVID-19 di RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang

  • Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 56 di Halaman Gedung Daerah, Kota Tanjungpinang

    Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 56 di Halaman Gedung Daerah, Kota Tanjungpinang

  • Peninjauan Kesiapan Pembangunan RSKI Galang

    Peninjauan Kesiapan Pembangunan RSKI Galang, Kota Batam

Keberadaan tenaga kesehatan merupakan bagian dari misi kemanusiaan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan

Berbagai Upaya Dinkes Kepri Dalam Menurunkan Prevalensi HIV

HIV dapat dicegah dan dikendalikan

Gambar : Hari AIDS sedunia - 1 Desember 2020

Setiap tanggal 1 Desember setiap tahunnya, kita akan memperingati Hari AIDS sedunia. di mana peringatannya dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap virus HIV/AIDS. Pada Tahun ini Hari AIDS Sedunia jatuh pada Selasa, 1 Desember 2020. Sejak diperkenalkan pada publik sebagai penyakit mematikan pada 1 Desember 1982, AIDS sudah menjangkiti lebih dari 75 juta orang dan 32 juta di antaranya meninggal dunia. Adapun Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut pada 2018, terdapat 38 juta orang yang terinfeksi virus HIV.

Sedangkan Angka prevalensi HIV (Human Immunodeficiency Virus) Provinsi Kepulauan Riau merujuk kepada angka prevalensi pusat tahun 2019 yaitu <0,05%. Untuk menurunkan angka prevalensi HIV/AIDS, beberapa strategi telah diterapkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau, diantaranya pengembangan klinik layanan sukarela bagi masyarakat yang ingin mengetahui status HIV dan akselerasi klinik perawatan dukungan pengobatan (PDP) bagi pasien yang positif HIV dan harus memulai pengobatan ARV. Selain hal tersebut, ada pencapaian target yang juga dikembangkan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau disebut Fasttrack 90-90-90 yang mengacu pada strategi Kementerian Kesehatan RI yaitu :

  • 90% Orang Dengan HIV dan AIDS (ODHA) mengetahui status HIV mereka melalui tes atau deteksi dini.
  • 90% Dari ODHA yang mengetahui status HIV untuk memulai pengobatan ARV
  • 90% ODHA yang dalam pengobatan ARV yang telah berhasil menekan jumlah virusnya sehingga mengurangi kemungkinan penularan HIV.

Penderita HIV tidak akan normal sebagaimana orang bukan penderita, namun virusnya dapat ditekan dan tidak menulari orang lain jika patuh minum obat secara teratur karena itu pemerintah masih terus mencari penderita HIV untuk kemudian diberikan pengobatan secara teratur.

VCT

Gambar : Peta Sebaran Layanan HIV di 7 Kab/Kota

Beberapa upaya yang dilakukan Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau dalam menurunkan prevalensi HIV di Provinsi Kepulauan Riau yaitu :

  • Pengembangan layanan HIV (Testing dan Pengobatan) di 7 Kab/Kota.
  • Penerapan kebijakan Test & Treat di semua layanan pengobatan HIV
  • Identifikasi ODHA yang belum ART dan ODHA yang LFU dan berkoordinasi dengan LSM penjangkau & Pendamping dalam penelusuran ODHA
  • Menghitung sasaran tes HIV tiap kab/kota dan dilakukan tes HIV untuk pencapaian SPM
  • Tes HIV pada semua pasangan ODHA yang ditemukan (Notifikasi Pasangan)
  • Melakukan monitoting dan evaluasi dalam pencatatan dan pelaporan termasuk validasi data HIV, TB-HIV serta Triple Eliminasi (HIV, IMS & Hep) tingkat fasilitas kesehatan.

Antiretroviral (ARV) adalah beberapa obat HIV yang digunakan untuk mengobati infeksi HIV. ARV akan memperlambat pertumbuhan virus. Seiring berjalannya waktu, HIV bisa menjadi kebal terhadap satu golongan ARV. Oleh karena itu, kombinasi golongan ARV akan diberikan pada penderita. Kendati hingga saat ini vaksin HIV/AIDS belum ditemukan namun obat-obatan untuk gejalanya kini semakin mudah diakses. angka kematian pun menurun sampai 55% sejak puncak kematian akibat HIV/AIDS pada 2004. Pengobatan secara teratur juga membuat pada Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) bisa menjalani hidup dengan normal.

 

 

-AD

Video Promosi Kesehatan

Link Situs

PEMERINTAH PROVINSI

KEPULAUAN RIAU

DINAS KESEHATAN

KOTA TANJUNGPINANG

DINAS KESEHATAN

KABUPATEN LINGGA

PORTAL BIDANG P2P

DINKES PROV. KEPRI

  • IMG-20171025-WA0039.jpg
  • IMG-20171026-WA0026.jpg
  • sPANDUK_mr_kEPRI.jpg
  • WhatsApp_Image_2020-11-11_at_20.03.23.jpeg
Click to listen highlighted text! Powered By GSpeech