• Pelayanan Kesehatan Bergerak di┬áTajur biru, Temiang Pesisir Kab. Lingga.

    Pelayanan Kesehatan Bergerak di Tajur biru, Temiang Pesisir Kab. Lingga.

  • Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat di Tingkat RT/RW dalam Pencegahan COVID-19

    Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat di Tingkat RT/RW dalam Pencegahan COVID-19

  • Selamat dan Sukses atas pelantikan Bapak Ansar Ahmad dan Ibu Marlin Agustina sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Periode 2021-2024.
  • Pelayanan Kesehatan Bergerak di Kepulauan Anambas

    Pelayanan Kesehatan Bergerak di Kepulauan Anambas

  • Dialog Interaktif bersama kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau di RRI Tanjungpinang

    Dialog interaktif bersama kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau di RRI Tanjungpinang

  • Penyerahan Vaksin COVID-19 dan Logistik Pendukung Untuk Kab/Kota di Provinsi Kepulauan Riau

    Penyerahan Vaksin COVID-19 dan Logistik Pendukung Untuk Kab/Kota di Provinsi Kepulauan Riau

  • Tracing Kontak sebagai upaya mengendalikan laju penyebaran virus COVID-19 di RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang

    Tracing Kontak sebagai upaya mengendalikan laju penyebaran virus COVID-19 di RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang

  • Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 56 di Halaman Gedung Daerah, Kota Tanjungpinang

    Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 56 di Halaman Gedung Daerah, Kota Tanjungpinang

  • Peninjauan Kesiapan Pembangunan RSKI Galang

    Peninjauan Kesiapan Pembangunan RSKI Galang, Kota Batam

Keberadaan tenaga kesehatan merupakan bagian dari misi kemanusiaan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan

Pemenang pemanfaatan toga dan akupresur kelompok ASMAN Tahun 2018

 

Pemanfaatan keanekaragaman hayati masyarakat di Indonesia berdasarkan atas beragam sistem pengetahuan tradisional, telah berkembang sejak berabad-abad lalu. Masyarakat Indonesia telah memanfaatkan lebih dari 6.000 spesies tumbuhan untuk kebutuhan sandang pangan, obat-obatan dan perlindungan.

Masyarakat Indonesia memanfaatkan tumbuhan sebagai bahan obat-obatan dalam penanggulangan masalah kesehatan, jauh sebelum pelayanan kesehatan modern dikenal masyarakat. Mereka juga mempunyai aturan dalam memanfaatkan bahan hayati secara berkelanjutan yang dilandasi pengetahuan dan kearifan lokal yang diwariskan turun temurun sebagai tradisi dan hukum lokal. pengetahuan tentang tumbuhan berkhasiat obat merupakan warisan budaya bangsa berdasarkan pengalaman yang diwariskan dari generasi ke generasi, dan sampai kini masih mendapat tempat terhormat dalam pengobatan, perawatan kesehatan dan kecantikan pada sebagian besar masyarakat.

Tim Penilaian dan Sekretariat ASMAN Pemanfaatan TOGA dan Akupresur melakukan rapat penentuan pemenang

Tim Penilai dan Sekretariat Penilaian Kelompok Asuhan Mandiri Kesehatan Tradisional Pemanfaatan TOGA dan Akupresur telah melakukan verifikasi dokumen, verifikasi lapangan, menguji dan mewawancarai kader toga dan kelompok asuhan mandiri yang berada di wilayah Desa/Kelurahan tersebut.

No.

Kabupaten/Kota

Kategori

Nama Kelompok Asuhan Mandiri

Nilai Total

1.

Karimun

Kota

Kunyit Asam

3867,5

2.

Bintan

Desa

Kemuning

2555,6

3.

Bintan

Kota

Serai Wangi

1750,8

Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kepulauan Riau Nomor : 596 Tahun 2018 Tanggal 03 April 2018 Tim Penilai Kelompok Asuhan Mandiri Kesehatan Tradisional telah memeriksa dokumen dan verifikasi lapangan di 3 (tiga0 kelompok asuhan mandiri dengan kesimpulan sebagai berikut :

Tim penilai telah menetapkan Pemenang Penilaian Kelompok Asuhan Mandiri Kesehatan Tradisional melalui Pemanfaatan TOGA dan Akupresur sebagai berikut :

  1. Kelompok Asuhan Mandiri Kunyit Asam, Kelurahan Harjosari, Kabupaten Karimun sebagai Pemenang dalam Kategori Kota.
  2. Kelompok Asuhan Mandiri Kemuning, Desa Air Glubi Kabupaten Bintan sebagai Pemenang dalam Kategori Desa.

 

TOGA 06   TOGA 03

         Gambar : Pemenang Kelompok ASMAN TOGA dan Akupresur kategori Kota                                Gambar : Pemenang Kelompok ASMAN TOGA dan Akupresur Kategoti Desa

 

Ketua Sentra P3T Provinsi Kepulauan Riau dr. Eka Hanasarianto selaku Tim Penilai mengapresiasikan setiap kerja keras kelompok asman beserta lintas sektor terkait yang sudah turut berpartisipasi dalam penilaian, ketua SP3T juga berharap dengan adanya penilaian ini dapat menambah minat kelompok asman untuk terus memanfaatkan TOGA dan Akupresur dilingkungannya sehingga dapat mengurangi jumlah penggunaan obat kimia dan untuk kelompok asman yang telah menang ditingkat provinsi akan dikirimkan untuk maju ke tingkat nasional. (NV/Kestrad)