• Pelayanan Kesehatan Bergerak di Tajur biru, Temiang Pesisir Kab. Lingga.

    Pelayanan Kesehatan Bergerak di Tajur biru, Temiang Pesisir Kab. Lingga.

  • Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat di Tingkat RT/RW dalam Pencegahan COVID-19

    Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat di Tingkat RT/RW dalam Pencegahan COVID-19

  • Selamat dan Sukses atas pelantikan Bapak Ansar Ahmad dan Ibu Marlin Agustina sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Periode 2021-2024.
  • Pelayanan Kesehatan Bergerak di Kepulauan Anambas

    Pelayanan Kesehatan Bergerak di Kepulauan Anambas

  • Dialog Interaktif bersama kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau di RRI Tanjungpinang

    Dialog interaktif bersama kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau di RRI Tanjungpinang

  • Penyerahan Vaksin COVID-19 dan Logistik Pendukung Untuk Kab/Kota di Provinsi Kepulauan Riau

    Penyerahan Vaksin COVID-19 dan Logistik Pendukung Untuk Kab/Kota di Provinsi Kepulauan Riau

  • Tracing Kontak sebagai upaya mengendalikan laju penyebaran virus COVID-19 di RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang

    Tracing Kontak sebagai upaya mengendalikan laju penyebaran virus COVID-19 di RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang

  • Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 56 di Halaman Gedung Daerah, Kota Tanjungpinang

    Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 56 di Halaman Gedung Daerah, Kota Tanjungpinang

  • Peninjauan Kesiapan Pembangunan RSKI Galang

    Peninjauan Kesiapan Pembangunan RSKI Galang, Kota Batam

Keberadaan tenaga kesehatan merupakan bagian dari misi kemanusiaan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan

Penanggulangan Gawat Darurat, Dinkes Workshop SPGDT dan PSC

Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau melaksanakan Workshop Implementasi Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) melalui Call Centre 119 dan Pembentukan Public Safety Centre (PSC) Kabupaten/Kota se Provinsi Kepulauan Riau (17/5-19/5). Workshop menghadirkan narasumber Direktorat Rujukan Kementerian Kesehatan RI dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Jawa Tengah.

Kejadian gawat darurat dapat terjadi kapan saja dimana saja, dan memerlukan penanganan yang segera, karena dapat mengancam jiwa atau dapat menimbulkan kecacatan permanen. Kejadian gawat darurat dapat disebabkan anatara lain karena kecelakaan lalu lintas, penyakit, kebakaran maupun bencana alam. Pilar utama Program Indonesia Sehat adalah penguatan pelayanan kesehatan, diantaranya meliputi strategi pengingkatan akses pelayanan kesehatan, optimalisasi system rujukan dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan, dimana salah satu caranya adalah melalui Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT).

 

Kemenkes RI melahirkan SPGDT dilatarbelakangi karena adanya kebutuhan masyarakat akan suatu sistem penanganan kegawatdaruratan yang standar dan terpadu di Indonesia, dari awal di tempat kejadian, selama perjalanan menuju fasilitas pelayanan kesehatan, selama menerima bantuan di fasilitas pelayanan kesehatan, selama menerima bantuan di fasilitas pelayanan kesehatan sampai pasca penanganan.

 

Kementerian Kesehatan sudah memfasilitasi cara baru dalam pelayanan kegawatdaruratan bidang kesehatan yakni melalui telepon dengan satu kode akses nomor tertentu, yang disebut dengan Pusat Komando Nasional atau disebut National Command Center (NCC) yang akan  memberikan pelayanan selama 24 jam untuk mempermudah akses pelayanan kegawatdaruratan dalam mempercepat respon penanganan korban.

PSC harus dibentuk, mengingat adanya peningkatan kuantitas, intensitas dan kejadian bencana disekitar kita. PSC merupakan penanganan pertama kegawatdaruratan yang membantu memperbaiki pelayanan Pra-Rumah Sakit untuk menjamin Respon cepat dan tepat untuk menyelamatkan nyawa dan mencegah kecacatan (Time Saving is Life and Limb Saving) sebelum dirujuk ke rumah sakit yang dituju.

PSC sebagai ujung tombak Safe Community adalah sarana masyarakat yang merupakan perpaduan dari unsur pelayanan ambulan Gadar, unsur pengamanan (kepolisian), dan unsur penyelamatan (SAR,Pemadam Kebakaran). Mengingat wilayah Kepulauan Riau yang terdiri dari pulau-pulau kecil dengan akses transportasi dan komunikasi yang masih sulit, dan Kepri menurut data Pusat Krisis Nasional Kementerian Kesehatan RI masuk kriteria daerah Resiko Bencana Tinggi. Sehingga SPGDT dan PSC ini bisa menjadi fasilitas pelayanan kesehatan GADAR yang efektif, efisien dan terstruktur. *** (joni shandra, yankes dinkes kepri)

 

Video Promosi Kesehatan

Link Situs

PEMERINTAH PROVINSI

KEPULAUAN RIAU

DINAS KESEHATAN

KOTA TANJUNGPINANG

DINAS KESEHATAN

KABUPATEN LINGGA

PORTAL BIDANG P2P

DINKES PROV. KEPRI

  • IMG-20171025-WA0039.jpg
  • IMG-20171026-WA0026.jpg
  • sPANDUK_mr_kEPRI.jpg
  • WhatsApp_Image_2020-11-11_at_20.03.23.jpeg
Click to listen highlighted text! Powered By GSpeech