Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi lanjut usia melalui Pelatihan Pelayanan Kesehatan Lansia dan Geriatri bagi Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang dilaksanakan pada 16–25 September 2026 di Hotel Aston Tanjungpinang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Strengthening of Primary Healthcare in Indonesia (SOPHI) yang bertujuan meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu, komprehensif, dan berkesinambungan.
Peningkatan kompetensi tenaga kesehatan menjadi salah satu perhatian Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau dalam menghadapi perubahan demografi penduduk menuju populasi lanjut usia (aging population). Melalui pelatihan ini, tenaga medis dan tenaga kesehatan diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dalam melakukan deteksi dini, penatalaksanaan penyakit degeneratif, pencegahan komplikasi, serta pemeliharaan kesehatan dan kemandirian lanjut usia.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, dr. Raja Dinas Iswanty, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan lansia memerlukan pendekatan yang menyeluruh dengan memperhatikan kondisi fisik, fungsi, dan kebutuhan masing-masing individu. Oleh karena itu, peningkatan pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan di FKTP menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan kesehatan primer yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat lanjut usia.
Upaya peningkatan pelayanan tersebut didukung oleh capaian indikator kesehatan lansia Provinsi Kepulauan Riau pada tahun 2025. Persentase lanjut usia mandiri mencapai 96,31 persen, yaitu sebanyak 107.347 orang dari 111.454 orang lansia yang telah menjalani skrining kesehatan. Capaian ini melampaui target sebesar 75 persen.
Selain itu, persentase Puskesmas santun lansia mencapai 97,94 persen, atau 95 dari 97 Puskesmas di Provinsi Kepulauan Riau, melampaui target sebesar 70 persen. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator perkembangan pelayanan kesehatan yang memperhatikan kebutuhan lanjut usia di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama.
Di sisi lain, cakupan skrining kesehatan lanjut usia sesuai standar pada tahun 2025 tercatat sebesar 67,26 persen, yaitu 111.454 orang dari sasaran 190.401 orang. Meskipun telah melampaui target 50 persen, peningkatan cakupan skrining tetap menjadi perhatian agar semakin banyak lansia memperoleh akses pemeriksaan kesehatan secara teratur dan sesuai standar.
Melalui pelatihan pelayanan kesehatan lansia dan geriatri, Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau berharap kompetensi yang diperoleh peserta dapat diterapkan di masing-masing FKTP. Penerapan tersebut diharapkan mendukung pelayanan yang terintegrasi, mulai dari upaya promotif dan preventif hingga kuratif dan rehabilitatif, dengan tetap memperhatikan kebutuhan serta kemampuan fungsional lanjut usia.
Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan dan mutu pelayanan kesehatan primer. Melalui langkah ini, diharapkan pelayanan kesehatan lansia semakin optimal dalam mendukung terwujudnya lanjut usia yang sehat, mandiri, aktif, dan produktif di Provinsi Kepulauan Riau.